Jumat, 22 Maret 2013

What are Verbs?

#khusus 4 DK

              The verb is king in English. The shortest sentence contains a verb. You can make a one-word sentence with a verb, for example: "Stop!" You cannot make a one-word sentence with any other type of word.
Verbs are sometimes described as "action words". This is partly true. Many verbs give the idea of action, of "doing" something. For example, words like run, fight, do and work all convey action.
But some verbs do not give the idea of action; they give the idea of existence, of state, of "being". For example, verbs like be, exist, seem and belong all convey state.
A verb always has a subject. (In the sentence "John speaks English", John is the subject and speaks is the verb.) In simple terms, therefore, we can say that verbs are words that tell us what a subject does or is; they describe:
  • action (Ram plays football.)
  • state (Anthony seems kind.)
There is something very special about verbs in English. Most other words (adjectives, adverbs, prepositions etc) do not change in form (although nouns can have singular and plural forms). But almost all verbs change in form. For example, the verb to work has five forms:
  • to work, work, works, worked, working
Of course, this is still very few forms compared to some languages which may have thirty or more forms for a single verb.
In this lesson we look at the ways in which we classify verbs

Kamis, 21 Maret 2013

Mengapa Langit Berwarna Biru?

Saat cuaca cerah di siang hari, kita akan lihat langit berwarna biru. Namun pada sore hari, langit akan berwarna kuning kemerahan. Mungkin banyak dari kita yang belum mengetahui penyebabnya.

 
Penyebab warna langit ternyata tidak lepas dari pengaruh atmosfir bumi kita ini. Molekul-molekul gas seperti  nitrogen, oksigen, argon dan uap air menyebabkan cahaya matahari yang terdiri dari variasi panjang geleombang terabsorbsi. Cahaya yang terabsorbsi ini akan teradiasikan sehingga menghasilkan spektrum warna. Walaupun seluruh panjang gelombang dari cahaya matahari ini terabsorsi, namun warna biru yang memiliki panjang gelombang yang rendah akan terabsorsi lebih banyak dibandingkan warna merah sehingga warna biru ini dominan terlihat oleh mata. Proses ini dinamakan Rayleigh scattering
 Rayleigh menjelaskan bahwa cahaya yang memiliki panjang gelombang lebih kecil akan memiliki intensitas perpendaran yang lebih besar. Karena warna biru memiliki penjang gelombang yang kecil sehingga warna biru akan dominan di langit. Selain itu, perpendaran warna ini juga dipengaruhi oleh jarak sumber cahaya dengan pengamat sehingga pada saat sunset, jarak sumber cahaya akan lebih jauh dan menyebabkan perpendaran efek Rayleigh scattering oleh warna biru ini berkurang. Proses ini dapat terlihat jelas saat matahari terbenam, dimana warna merah akan dominan di garis horizon.

sumber: http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/mengapa-langit-berwarna-biru/

Rabu, 20 Maret 2013

Informasi Pendaftaran Seleksi Masuk PTN 2013

 Wah, ternyata sebentar lagi sudah ujian nasional, baik SD, SMP, maupun SMA. Berarti itu sama saja dengan sebentar lagi akan ada seleksi masuk PTN atau perguruan tinggi negeri tahun 2013. Dalam blog sederhana ini, saya akan memberikan informasi terbaru mengenai jalur masuk seleksi PTN 2013. Apakah teman-teman tahu jika SNMPTN tulis dihapus? Benarkah? Terus bagaimana cara masuk perguruan tinggi negeri? Berikut saya sampaikan informasinya.

Informasi Pendaftaran Seleksi Masuk PTN 2013

SNMPTN 2013 Informasi Pendaftaran Seleksi Masuk PTN 2013
Info terbaru mengenai jalur seleksi PTN 2013 saya dapatkan di website Kampus UNNES, Rektor UNNES menyampaikan bahwa untuk masuk sebuat perguruan tinggi negeri, bisa ditempuh dengan 3 jalur, yakni :
1. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
2. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)
3. Seleksi Penerimaan Mahasiswa Unnes (SPMU), khusus UNNES, kalau kampus lain beda nama saja kok.
Pendaftaran SNMPTN 2013 Informasi Pendaftaran Seleksi Masuk PTN 2013
Dari ketiga jalur masuk di atas memiliki perbedaan :
1. SNMPTN : seleksi berdasarkan nilai raport dan prestasi selama belajar di SMA atau sederajat.
Untuk jalur ini tahun 2011 dan 2012 bernama SNMPTN Jalur Undangan, tahun 2013 cukup SNMPTN dan semua pendaftar bebas dari biaya.
2. SBMPTN : seleksi yang dilakukan melalui ujian tulis dan dilakukan bersama-sama di seluruh wilayah Indonesia. Jika tahun sebelumnya bernama SNMPTN Jalur Ujian Tulis, tahun ini menjadi SBMPTN.
3. SPMU : seleksi yang dilakukan mandiri oleh Perguruan Tinggi Negeri yang bersangkutan. Jika di UNNES bernama SPMU, di UGM kalau tidak salah namanya UM-UGM dan lain sebagainya. Untuk Unnes dengan SPMU, biasanya dilaksanakan setelah SNMPTN dan SBMPTN digelar di lokasi seluruh Indonesia.

Informasi Pendaftaran Seleksi Masuk PTN 2013

Informasi Pendaftaran SNMPTN 2013 Informasi Pendaftaran Seleksi Masuk PTN 2013
Berikut ini informasi awal terbaru mengenai Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri / SNMPTN 2013 :
1. Materi Sosialisasi, klik saja
2. Info Awal SNMPTN 2013, klik saja
3. Press Release SNMPTN 2013, klik saja
4. Poster SNMPTN 2013, klik saja
5. Informasi SNMPTN Universitas Negeri Semarang 2013, klik saja
6. Petunjuk Pengisian PDSS, klik ya
7. Daya Tampung Unnes, klik ya
8. Pendaftaran SNMPTN 2013, klik ya
Sementara itu dulu ya yang bisa saya sampaikan mengenai info SNMPTN 2013. Selamat belajar untuk persiapan mengarungi dunia kampus semangat Informasi Pendaftaran Seleksi Masuk PTN 2013

Informasi Terbaru Pendaftaran Seleksi Masuk PTN 2013

Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

Sebagai bahan untuk menguji ada tidaknya daya hantar listrik kita menggunakan alat uji elektrolit yang dapat dirangkai sendiri : lampu, kabel, elektrode karbon, batrei. Perhatikan gambar :
 Larutan Elektrolit Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit | Materi Kimia SMA Kelas X Semester 2
(Secara lengkap dan detail akan saya jelaskan di postingan berikutnya)
Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit | Materi Kimia SMA Kelas X Semester 2
Pengertian Larutan Elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik atau semua zat bila dilarutkan dalam air maka akan mengalami ionisasi dan menghasilkan larutan yang dapat menghantarkan arus listrik.
Pengertian Larutan Nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat mengantarkan arus listrik atau semua zat bila dilarutkan dalam air tidak mengalami ionisasi dan menghasilkan larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik.
Secara sederhana Perbedaan Larutan Elektrolit dan nonelektrolit :
Larutan elektrolit : mengalami ionisasi, menghantarkan arus listrik
Larutan nonelektrolit : tidak mengalami ionisasi, tidak dapat menghantarkan arus listrik
Jenis larutan elektrolit – Khusus untuk larutan elektrolit terdiri dari 2 macam larutan, yaitu larutan elektrolit kuat dan lerutan elektrolit lemah :
Pengertian larutan elektrolit kuat adalah larutan elektrolit dimana zat yang larut dalam air mengalami proses ionisasi sempurna atau terionisasi sempurna dan menghasilkan larutan dengan daya hantar listrik yang baik.
Pengertian larutan elektrolit lemah adalah larutan elektrolit dimana zat yang larut dalam air mengalami proses ionisasi sebagian atau terionisasi sebagian dan menghasilkan larutan dengan daya hantar listrik yang buruk.

Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit | Materi Kimia SMA Kelas X Semester 2

Larutan Nonelektrolit Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit | Materi Kimia SMA Kelas X Semester 2
Reaksi Ionisasi : reaksi yang terjadi dimana suatu senyawa menjadi ion-ion dari unsur penyusunnya.
Contoh :
NaCl(s) -> Na+(aq) + Cl-(aq) ; senyawa NaCl berubah menjadi ion unsur penyusunnya, Na+ dan Cl-
K2SO4 -> 2K+ + SO42-
Pengertian derajat ionisasi adalah hubungan secara kualitatif kuat lemahnya suatu elektrolit, nama lain derajat ionisasi adalah derajat disosiasi. Simbolnya ? (alfa)
Rumus derajat ionisasi atau rumus derajat disosiasi :
? = MT / MM
MT = jumlah mol zat yang terionisasi
MM = jumlah mol zat yang dilarutkan atau mula-mula
1. Elektrolit kuat mempunyai harga derajat ionisasi = 1
Contoh senyawa yang termasuk larutan elektrolit kuat = HCl, HBr, HI (ketiga larutan ini adalah larutan hidrogen halida), selain itu larutan hidroksida untuk golongan IA (NaOH, KOH, RbOH, CsOH), dan larutan hidroksida untuk golongan IIA yaitu Ca(OH)2, Sr(OH)2, Ba(OH)2
2. Elektrolit lemah mempunyai harga derajat disosiasi mendekati 0
Contoh larutan elektrolit lemah = asam asetat atau CH3COOH, amonium hidroksida NH4OH, H2CO3, asam nitrit atau HNO2, dan asam fosfat atau H3PO4
3. Larutan Nonelektrolit mempunya harga derajat ionisasi = 0
Contoh larutan nonelektrolit = larutan urea dan larutan glukosa

Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit | Materi Kimia SMA Kelas X Semester 2

9 Fakta Unik Tentang Ilmu Pengetahuan

Ilmu (atau ilmu pengetahuan) adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Suatu ilmu dapat dikatakan berguna apabila sebuah ilmu itu berdampak positif bagi si pemakai ilmu. Di zaman modern ini berbagai fakta-fakta telah terungkap karena terjawabnya pertanyaan-pertanyaan yang diakui manusia tidak bisa terjawab. Seperti mengapa ada air selalu datang dari langit ? dan bagaimanakah proses pembuatan manusia ? Hal ini menjadikan fakta-fakta unik yang kompleks dan tidak semua ilmu bisa menyelesaikan kerumitan di alam semesta ini. Berikut 9 Fakta Unik Tentang Ilmu Pengetahuan. Penasaran ?

1. Pohon bambu


Pohon bambu dimasukan dalam kategori tumbuhan hijau. Pohon bambu adalah tumbuhan yang pertumbuhannya tercepat di dunia. Dalam satu hari tangkainya bisa mencapai 3-4 meter di beberapa jenis pohon bambu

2. Venus


Planet indah yang satu ini sering terlihat di bumi pada saat pagi hari. Planet yang satu ini menjadi penelitian ilmuwan selama bertahun-tahun. Planet ini adalah planet kedua terdekat dengan matahari. Keunikan dari planet ini adalah planet ini mengorbit searah dengan jarum jam berbeda dengan planet-planet anggota tata surya lainnya yang berlawanan arah.

3.Kopi 


Minuman keseharian sebagian besar dari umat manusia ini memang terbilang nikmat untuk kita hadirkan dalam suasana apa pun. Tapi, tahukah anda bahwa secangkir kopi terdapat 1000 macam zat kimia.

4. Beruang kutub


Binatang besar yang satu dapat berjalan 25 kilometer per jam dan melompat ke udara sejauh 6 kaki. Bulu-bulu putihnya yang tranparan hampir tidak dapat terlihat oleh inframerah.

5. Siklus tropis


Melepaskan energi panas pada tingkat 5-20 exajoules per hari. Ini merupakan laju pelepasan energi yang datang sekitar 200 kali dengan kapasitas energi listrik yang dihasilkan. Tingkat melepaskan energi ini setara dengan yang dikeluarkan oleh ledakan satu megaton bom nuklir-10 setiap 20 menit.

6. Foetus in foetu


FIF adalah kondisi di mana di dalam perut bayi dalam kandungan terdapat bayi kedua. Atau kondisi bayi yang mengandung bayi. Janin terus tumbuh seperti parasit dalam tubuh, menyedot pasokan darah tubuh tersebut sehingga menjadikannya tumbuh begitu besar dan mulai membahayakan tubuh induk, upaya medis diperlukan untuk mengatasi hal ini melalui pembedahan.

7.Kuda Laut


Siapa yang tak kenal hewan unik yang satu ini ? Tubuhnya yang mungil serta warna tubuhnya yang cantik dapat memikat perhatian kita. Keunikan dari binatang laut yang satu ini adalah dimana si Pejantanlah yang mengandung telur-telurnya. Kurang lebih dua ribu benih pada waktu tertentu. Satu kehamilan berlangsung selama sekitar dua sampai empat minggu. Ketika hendak lahir, kuda laut jantan mengalami kontraksi otot untuk mengeluarkan keturunan dari kantongnya.

8. Otak Manusia

Otak Manusia adalah satu ciptaan Mahakarya Sang Pencipta Allah dan merupakan inti dari sistem saraf pusat . Setiap harinya otak kita memproses 70.000 pikiran.

9. Pembuluh darah


Merupakan bagian penting dari sistem peredaran darah pada manusia yang berfungsi mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Jika pembuluh darah dibuat untuk meletakan jarak dari ujung ke ujung, maka panjangnya akan mengelilingi Bumi dua kali dengan peregangan sampai dengan jarak sekitar 100.000 kilometer.

materi DK # Direct dan Indirect Speech

Ketika kita merubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung, ada beberapa hal yang mengalami perubahan diantaranya perubahan struktur kalimat, tensis, pronoun (kata ganti orang), keterangan waktu dan tempat (Adverbs of time and place).

Sebelum melangkah jauh ke sub-pembahasan tersebut di atas, alangkah baiknya ada juga mengerti tentang apa yang dimaksud Reporting Speech dan Reported Speech.

Reporting Speech adalah bagian dalam kalimat direct speech yang di tandai oleh tanda petik (") dan di akhiri oleh tanda petik (").
  • He said, "I have a present for you in my bag."
  • He asked me, "why do you come late."
Sedangkan Reported Speech adalah baigan awal dari kalimat direct speech.
  • He said, "I have a present for you in my bag."
  • He asked me, "why do you come late."
Untuk itu, pada artikel ini penulis sengaja membagi beberpa sub-penjelasan mengenai direct dan indirect speech berdasakan perubahan-perbuahan di atas.




1. Perubahan Stuktur kalimat

Jika kita lihat pada kalimat direct speech, terdapat ciri-ciri yang identik yaitu terdapat tanda petik ("). Tada petik tersebut merupakan cara yang sering digunakan untuk membedakan mana yang direct atau yang indirect.

Ketika klimat direct speech tersebut dirubah menjadi kalimat indirect speech, tanda petik tersebut pun dihilangkan atau digantikan dengan kata "that" atau "to" (untuk kalimat perintah). Misalnya:



No Direct Speech                                                         Indirect Speech
No Direct Speech Indirect Speech
01 He said, "I have a present for you in my bag." He said that he had a present for me in his bag.
02 He asked me, "why do you come late." He asked me why I came late.
03 He orderd me, "don't bring a bag." He ordered me to didn't bring a bag.

Perubahan struktur kalimat juga terjadi jika pada direct speech menggunakan kalimat tanya, maka akan dirubah menjadi kalimat afirmatif (berita).

Untuk kalimat direct speech yang menggunakan kalimat tanya "yes-no question" maka akan dirubah menjadi if/whether. Contohnya:


No Direct Speech                                                         Indirect Speech
No Direct Speech Indirect Speech
01 They asked me, "Do you want to join us to play football?" They asked me if/whether I want to join them to play football.
02 He asked me, "Does she want to mary me?" He asked me if/whether she wants to mary her.
Untuk kalimat direct speech yang menggunakan 5W1H question (Why, Who, What, When, WHere, How), maka akan dirubah menjadi kalimat afirmatif dengan cara sebagai berikut:


No Direct Speech                                                         Indirect Speech
No Direct Speech Indirect Speech
01 He asked me, "why do you come late?" He asked me why you came late.
02 He asked me, "what does she eat?" He asked me what she ate.
03 He asked me, "when did you come?" He asked me when I came.
04 He asked me, "who are you?" He asked me who I was.
05 He asked me, "who is she?" He asked me who she was.

2. Perubahan Tensis (Tenses)

Seperti yang dijelaskan dimuka, perbuahan dari direct ke indirect juga mempengaruhi tensis yang digunakan. Kebanyakan siswa sulit memahami perubahan yang satu ini. Untuk itu, penulis sengaja membuatkan tabel perubahan tensis agar mudah dimengerti.

Di bawah ini adalah tabel Perubahan Tenses dari direct speech ke indirect speech.


No Direct Speech                                                         Indirect Speech
No Direct Speech Indirect Speech
01 Simple Present Simple Past
02 Present Continuous Past Continuous
03 Present Future Past Future
04 Present Perfect Past Perfect
05 Present Perfect Continuous Past Perfect Continuous
06 Simple Past Past Perfect
07 Past Continuous Past Perfect Continuous


Atau bisa lebih dipermudah dengan tabel berikut di bawah ini, yaitu:



No Direct Speech                                                         Indirect Speech
No Direct Speech Indirect Speech
01 V1 (eat) V2 (ate)
02 V2 (ate) Had + V3 (had eaten)
03 Am/is/are Was/were
04 Do/does Did
05 Do/does not Did not
06 Did not Had not + V3
07 Was/were Had been
08 Am/is/are + V-ing Was/were + V-ing
09 Was/were +V-ing Had been + V-ing
10 Has/have + V3 Had + V3
11 Will/shall/can/may/must Would/should/could/might/had to
12 Could/might/should/would + V1/be Could/might/should/would + have+ V3/been


3. Perubahan Pronoun

Perubahan pronoun dan possessive tergantung kepada sabjek dan objek yang dipakai di direct speech (kalimat langsung) yang tentunya mempengaruhi perubahan pronoun pada indirect speech (kalimat tidak langsung).


  • Kata ganti orang pertama (I dan We) pada reporting speech (lihat penjelasan di awal) berubah sesuai subjek yang ada di reproted speech.
  •  
  •  No Direct Speech                                                         Indirect Speech
  • No Direct Speech Indirect Speech
    01 He said, ‘I am busy.’ He said that he was busy.
    02 She said, ‘I am unwell.’ She said that she was unwell.
    03 I said, ‘I will be late.’ I said that I would be late.
    04 They said, ‘We will not permit this.’ They said that they would not permit that.
    05 We said, ‘We need to buy some clothes.’ We said that we needed to buy some clothes.


  • Kata ganti orang kedua (You) di reporting speech pada direct speech berubah sesuai objek pada reported speech.
  •  
  • No Direct Speech                                                         Indirect Speech
  • No Direct Speech Indirect Speech
    01 He said to me, ‘You have to come with me.’ He told me that I had to go with him.
    02 She said to me, ‘You can go.’ She told me that I could go.
    03 She said to him, ‘You can go.’ She told him that he could go.
  • Kata ganti orang ketiga (He, she, it dan they) pada direct speech tidak mengalami perubahan ketika dirubah ke indirect speech. 

  • No   Direct Speech                                                 Indirect Speech
  • No Direct Speech Indirect Speech
    01 He said, ‘She is a good girl.’ He said that she was a good girl.
    02 She said, ‘They have invited us.’ She said that they had invited them.
    03 They said, ‘He does not have the necessary qualifications.’ They said that he did not have the necessary qualifications.
4. Perubahan Keterangan waktu dan tempat (Adverbs of time and place)

Tidak cuma itu, dalam perubahan dari direct speech ke indirect speech juga mempengaruhi adverbs khusunya adverb of time (keterangan waktu) dan adverb of place (keterangan tempat). Untuk itu anda wajib memahami tabel di bawah ini.


No    Direct Speech                       Indirect Speech
No Direct Speech Indirect Speech
01 Now Then
02 To day That day
03 Tomorrow The next day
The day after
The following day
A day later
04 Next ... The ... after
The following ...
05 Last ... The ... before
The Previous ...
06 ... ago ... before
... earlier
07 Yesterday The day before
The previous day
The preceeding day
08 The day before yesterday Two day before
09 Here There
10 This That
11 These Those


Di bawah ini adalah contoh-contoh direct dan indirect speech untuk menambah pemahaman mengenai penjelasan di atas.

         Direct Speech                                                                          Indirect Speech



(+) He said, “I have a present for you in my bag. here
(-)

He said, “I do not have a present for you in my bag”


He said that he did not have a present for me in his bag.
(?)

He asked, “Do I have a present for you in my bag?”


He asked me if/whether he had a present for me in his bag.
(?)

He asked me, “ Why do I have to have a present for you in my bag?

 He asked me why he had to have a present for me in his bag.
(!)
He ordered/commanded me, “Bring my bag here now!”

He ordered/commanded me to bring his bag there then.
(!) He ordered me, “Don’t bring your bag here!” He ordered me not to bring my bag there.

Sabtu, 16 Maret 2013

MELUDAH

“Jangan pernah meludah di sumur yang airnya kamu minum.”
Pernahkan Anda berjumpa dengan orang yang bekerja di suatu perusahaan atau instansi, mendapat gaji dan berbagai fasilitas dari tempat itu, tetapi hobinya menjelek-jelekan perusahaan atau instansi dimana ia bekerja? Orang inilah yang saya sebut meludah di sumur yang airnya ia minum.
Orang-orang semacam ini biasanya senang mengeluh, tidak bertanggungjawab dan oportunis. Mereka membicarakan sesuatu yang tidak mereka suka kepada sesama teman yang tidak bisa mengambil keputusan. Saat diajak diskusi dengan pimpinan, mereka diam seribu bahasa. Bergaul dengan orang-orang semacam ini ibarat Anda minum air sumur yang airnya mereka ludahi.
Bila Anda berjumpa dengan kelompok orang semacam ini, nasihatilah. Bila ia marah saat Anda nasihati, itu pertanda bahwa dia tidak layak dijadikan sahabat Anda. Waspadalah, “penyakit” tersebut menular. Apabila Anda sering bersama orang-orang semacam ini Anda perlahan namun pasti akan tertular. Segeralah menjauh…
Mungkin sebagian Anda ada yang berkata, “Lha, kebijakan tempat saya bekerja memang kacau kok, memang pantas kalau dijelek-jelekin. Saya benar-benar tidak cocok dengan kondisi seperti ini.” Jika Anda berada dalam kondisi seperti itu, berilah masukan yang konstruktif kepada pengambil keputusan. Usulan Anda tidak digubris? Ya, keluarlah. “Wah nyari kerja lain khan gak mudah,” batin Anda. Ya, kalau begitu, diamlah.
Apakah penyakit ini hanya hinggap pada orang yang sudah bekerja? Tidak. Mereka yang menjelek-jelekkan orang tuanya juga termasuk kelompok ini. Orang tuanya begitu berjasa dalam hidupnya, tetapi hanya karena satu atau beberapa perbedaan, mereka tega-teganya  mencela orang tuanya.
Mereka yang meludah di sumur yang airnya mereka minum adalah kelompok orang yang sulit berucap terima kasih. Padahal, mudah berucap terima kasih kepada manusia itu pintu mudah bersyukur kepada-Nya. Ingatlah, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami (Allah) akan menambah nikmat kepadamu.” Begitulah firman Allah dalam Kitab Suci-Nya.
Meludah di sumur yang airnya kita minum akan menjauhkan rasa syukur Anda. Dampaknya dalam jangka panjang, kenikmatan-kemikmatan hidup akan pergi menjauh dari Anda. Mau? Tentu tidak!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @pacitan_dede